Cicipi Sensasi Mendaki Gunung Burangrang Di Bandung

0
74
views

Loserwild.com – Gunung Burangrang merupakan salah satu dari rangkaian pegunungan sisa letusan dahsyat gunung sunda di zaman prasejarah. Selainnya, ada pula Gunung Tangkuban Perahu dan Gunung Bukit Tunggul. Berada di ketinggian sekitar 2.050 meter di atas permukaan laut, tempat wisata di Bandung ini dijadikan lokasi pegunungan istimewa yang dikelola oleh PT Perhutani dimana sebagian kawasannya telah menjadi basecamp untuk latihan militer para anggota Kopasus. Karenanya, jika Anda ingin mendaki gunung ini, Anda wajib mengantongi izin terlebih dahulu dari pos penjagaan.

Masuk ke dalam wilayah Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Gunung Burangrang menawarkan tiga buah jalur pendakian yang bisa Anda pilih untuk mencapai puncak, yaitu jalur komando, jalur legok haji dan jalur pangheotan. Tempat wisata di Bandung ini menyediakan banyak angkutan umum di jalur Komando. Anda dapat menaiki bus jurusan Terminal Leuwi Panjang dari Jakarta. Sesampainya di terminal, lanjutkan perjalanan Anda dengan menaiki angkot yang menuju Terminal pasar atas Cimahi. Dari sana, Anda dapat menyambung rute dengan angkutan yang menuju Desa Kertawangi kemudian turun di pertigaan komando. Anda dapat langsung berjalan kaki dari sini untuk mengarah ke pos perizinan dengan jarak tempuh 30 menit atau Anda bisa juga menyewa ojek.

 

Gunung Burangrang secara otomatis menyusupkan rasa takjub pada diri Anda sesampainya jejak Anda di sini. Pemandangan alam yang begitu harmoni dan masih sangat asri akan menjadi sajian utama di tempat wisata di Bandung ini. Terdapat beragam jenis hutan yang menghiasi, yaitu hutan Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung, yang menjadikan Gunung Burangrang sebagai objek wisata dengan potensi luar biasa yang layak untuk Anda hampiri.

Perjalanan Anda akan dimulai dengan melewati Gapura KOMANDO dan membelah perkampungan penduduk hingga akhirnya sampai di pos perhutani. Di sini, Anda dapat melakukan perizinan pendakian terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan. Fasilitas di pos terbilang cukup lengkap dengan lahan parkir, musholla, kamar mandi dan tak lupa warung kopinya. Selanjutnya Anda diharuskan ke pos penjagaan TNI untuk perizinan kedua. Setelah itu, Anda baru dapat mulai mendaki. Kurang lebih pendakian Anda akan menghabiskan waktu hingga 5 jam perjalanan dengan medan yang beragam.

Di awal pendakian, medan yang akan Anda tempuh masihlah landai dan mudah untuk dilewati. Nikmati momen mendaki Anda tak hanya dengan ber-selfie ria, tetapi juga mensyukuri alam Tuhan yang tak ada habisnya. Dikelilingi perkebunan dan hutan pinus yang meneduhkan jalur perjalanan Anda, dengan iringan suara-suara burung bernyanyi yang menambah penyatuan jiwa Anda dengan alam di Gunung Burangrang.

Kira-kira 30 menit lamanya, Anda akan tiba di sebuah lahan datar yang merupakan Pos 1. Di sini, Anda dapat mendirikan tenda atau sekedar beristirahat melepas lelah. Pemandangan Situ Lembang yang menawan siap disuguhkan di pos ini. Dengan kejernihan airnya, Situ Lembang hadir sebagai danau yang indah mempesona, terlebih lagi warna hijau kelam dari hutan yang begitu serasi menjaga di sekitar danau menjadi sangat berkonspirasi dalam menyegarkan pandangan Anda dan memunculkan segala pikiran positif dalam diri Anda.

Puas dengan indahnya pemandangan Situ Lembang yang menenangkan, perjalanan Anda akan dilanjutkan dengan memasuki hutan gunung. Di sini, adrenalin Anda mulai sedikit dipacu oleh medan pendakian yang hanya setapak, berbatu dan mulai menanjak. Kesabaran dan keuletan Anda sebagai seorang pendaki akan teruji di sini. Meski menantang dan cukup terjal, Anda juga akan menemui beberapa titik pendakian yang datar hingga menuruni bukit.

Ditandai dengan adanya sebuah tugu triangulasi berwarna putih yang bertuliskan, “Selamat Datang di Puncak Burangrang 2050 mdpl”, sekarang Anda dapat bernapas lega. Inilah puncak yang Anda perjuangkan dengan berjuta pesona alam yang dimilikinya. Jika cuaca cerah, Anda dapat melihat dengan jelas penampakan gunung tangkuban perahu serta deretan pegunungan dan perbukitan hijau lainnya dari sini. Di sudut lain, tampak pula perkebunan dan sawah yang menghampar luas berdampingan dengan pemukiman desa dan kota-kota serta lembah dari Situ Lembang yang menghijau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here